Apa yang dimaksud dengan tindakan Cryoterapi?
Untuk deteksi dini Kanker Leher rahim pada wanita usia subur, selain dengan pemeriksaan Pap Smear, ada pemeriksaan yang lebih sederhana, lebih mudah & lebih murah yaitu dengan pemeriksaan IVA test. Pada lesi pra kanker akan ditemukan hasil IVA positif dengan ciri-ciri ditemukan lesi putih / white lesion epithellium pada cervix / leher rahim setelah diolesi dengan larutan asam asetat. Untuk pasien dengan IVA positif, salah satu tindakan yang dapat dilakukan di Puskesmas Mlati II adalah dengan Cryoterapi.
Cryoterapi ini adalah tindakan yang dilakukan dengan merusak jaringan abnormal di cervix dengan menggunakan suhu rendah (dingin). Selama proses ini, cairan karbon dioksida (CO2) yang sangat dingin bersirkulasi melalui probe yang ditempatkan pada jaringan yang abnormal. Kondisi ini akan membekukan jaringan selama 2-3 menit lalu mencair dan kemudian dibekukan kembali selama 2-3 menit. Beberapa perawatan kadang membutuhkan treatmen sebanyak satu kali selama 5 menit, terkadang lebih dari satu kali tergantung luasnya ataupun dalamnya lesi.
Cryoterapi biasanya menyebabkan beberapa ketidaknyamanan, kebanyakan perempuan merasakan sensasi dingin dan sedikit kram. Akan tetapi ini semua masih bisa ditoleransi pasien yang sudah pernah dilakukan cryoterapi karena adanya dorongan keinginan mereka untuk sembuh.
Hasil tindakan Cryoterapi pada lesi pra kanker ini memiliki tingkat kesembuhan sebesar 85 persen. Layanan tindakan Cryoterapi ini sudah bisa dilakukan di Puskesmas Mlati II oleh petugas yang sudah dilatih. Di wilayah Kabupaten Sleman, dari 25 puskesmas yang ada, baru di Puskesmas Mlati II yang sudah bisa melayani Cryoterapi ini.
